Mau ke Merapi tapi mampir dulu selfi selfi dan sarapan di kaliurang...
Begitu turun dari dari mobil langsung kerasa hawa sejuk menembus kulit...segar. Wajar kalo daerah sini dingin karena berada diatas 900 Mdpl. . Banyak tempat indah yang bisa dikunjungi di kaliurang sini, Ada musium vulkanik merapi, ada gardu pandang, telaga putri, goa jepang, plawangan turgo dan juga taman taman yang indah di area kaliurang. Karena waktunya yang sempit saya dan balad melihat lihat aja dari kereta wisata.
Selasa, 31 Januari 2017
KEBUN BUAH MANGUNAN IMOGIRI
Long week end acaranya jalan jalan ke jogja bersama balad ulin. Sebenarnya sudah lama ngrencanain ke jogja, tapi ya gitulah....sebatas wacana he he. Karena Bu Jiah ngomong aja pingin didolani rumahnya ya akhirnya nekat kesana.....nekat karena sebenarnya banyak kerjaan ngantri. Harus ngoreksi ujian dan ngisi rapot. Tapi gak apalah, refresing dulu sebelum dipusingkan dengan aplikasi rapot kurikulum 13.
Tanggal 10 Desember 2016 jam 6 pagi kami sudah siap dengan tas masing masing. Harusnya jam 7 pagi berangkat.....kenyataannya moloooooorrrrrr. ..jam 2 siang baru berangkat.Demi jogja semua balad rela dan sabar menunggu sopir.
Destinasi pertama adalah kebun buah Mangunan di Imogiri
Tanggal 10 Desember 2016 jam 6 pagi kami sudah siap dengan tas masing masing. Harusnya jam 7 pagi berangkat.....kenyataannya moloooooorrrrrr. ..jam 2 siang baru berangkat.Demi jogja semua balad rela dan sabar menunggu sopir.
Destinasi pertama adalah kebun buah Mangunan di Imogiri
Selasa, 24 Januari 2017
MATA AIR CIJANUN
Ceritanya ngrayain temen yang ulang tahun. Biasalah acaranya makan makan.......tapi makan yang plus plus.Maksudnya makannya yang agak jauh dikit dari kota he he..... Setelah mbulet sana sini akhirnya diputuskan nglanjutin program exsplore Purwakarta jadi mampir dulu ke Sumber mata air Cijanun atau yang sekarang terkenal dengan nama Stone Garden trus pulangnya makan.....
Stone Garden, adalah sebuah kolam berukuran kurang lebih 20 x 10 meter dengan sumber air berasal dari mata air cijanun. Dinamai mata air cijanun karena mata air ini memang terletak di kampung Cijanun. Dulunya, Kolam tiga tingkat ini awalnya merupakan salah satu kolam penampungan PDAM Purwakarta, sebagai salah satu fasilitas pengairan baik untuk warga sekitar, maupun untuk dialirkan ke daerah kota. Mungkin karena sudah tidak berfungsi lagi maka sama masyarakat sekitar akhirnya dibuat kolam renang. Apalagi konon sumber mata air ini tidak pernah surut.
Dari mulut ke mulut dan dari media sosial akhirnya tempat ini mulai ramai dikunjungi orang. Pemandangannya yang indah dan udaranya yang bersih diburu para alay yang pingin eksis dan narsis. Rupanya warga setempat mulai tanggap terhadap datangnya para wisatawan , akhirnya mereka mengembangkan kolam tampung itu supaya lebih menarik sehingga mengundang warga untuk datang kesana. Ketika saya kesana air sengaja di bendung karena dalam proses pembangunan. Sehingga batu besar besar di sekitar sumber air bisa terlihat utuh tanpa ketutup air. Ini menambah eksotisme . Dari ngobrol sana sini katanya kolam ini akan dibuat bersusun. Dan disediakan tempat parkir khusus kendaraan roda 2 atau roda 4. Bahkan nantinya akses jalan akan diperlebar sehingga bisa dilalui 2 kendaraan besar.
Nggak begitu sulit bila mau kesini .Akses jalan dari pertigaan Wanayasa ambil arah ke kanan arah ke sawit (Bojong). Arah ke kiri adalah arah menuju ke Jalan Cagak Subang, atau Bandung. Dari sini terus lurus hingga SMP Negeri 1 Bojong lalu ambil arah kekanan. Dari sini lurus aja ......nanya aja deh biar nggak tersesat. Soalnya minim petunjuk arah.


Indah kan....ayo #exsplorepurwakarta dan #jelajahpurwakarta. Sebagai #urangpurwakarta harus paham daerah. Purwakarta itu indah lho......
Stone Garden, adalah sebuah kolam berukuran kurang lebih 20 x 10 meter dengan sumber air berasal dari mata air cijanun. Dinamai mata air cijanun karena mata air ini memang terletak di kampung Cijanun. Dulunya, Kolam tiga tingkat ini awalnya merupakan salah satu kolam penampungan PDAM Purwakarta, sebagai salah satu fasilitas pengairan baik untuk warga sekitar, maupun untuk dialirkan ke daerah kota. Mungkin karena sudah tidak berfungsi lagi maka sama masyarakat sekitar akhirnya dibuat kolam renang. Apalagi konon sumber mata air ini tidak pernah surut.
Dari mulut ke mulut dan dari media sosial akhirnya tempat ini mulai ramai dikunjungi orang. Pemandangannya yang indah dan udaranya yang bersih diburu para alay yang pingin eksis dan narsis. Rupanya warga setempat mulai tanggap terhadap datangnya para wisatawan , akhirnya mereka mengembangkan kolam tampung itu supaya lebih menarik sehingga mengundang warga untuk datang kesana. Ketika saya kesana air sengaja di bendung karena dalam proses pembangunan. Sehingga batu besar besar di sekitar sumber air bisa terlihat utuh tanpa ketutup air. Ini menambah eksotisme . Dari ngobrol sana sini katanya kolam ini akan dibuat bersusun. Dan disediakan tempat parkir khusus kendaraan roda 2 atau roda 4. Bahkan nantinya akses jalan akan diperlebar sehingga bisa dilalui 2 kendaraan besar.
Nggak begitu sulit bila mau kesini .Akses jalan dari pertigaan Wanayasa ambil arah ke kanan arah ke sawit (Bojong). Arah ke kiri adalah arah menuju ke Jalan Cagak Subang, atau Bandung. Dari sini terus lurus hingga SMP Negeri 1 Bojong lalu ambil arah kekanan. Dari sini lurus aja ......nanya aja deh biar nggak tersesat. Soalnya minim petunjuk arah.
Indah kan....ayo #exsplorepurwakarta dan #jelajahpurwakarta. Sebagai #urangpurwakarta harus paham daerah. Purwakarta itu indah lho......
Senin, 23 Januari 2017
TENANG DI KEBUN PERSAHABATAN
Mungkin belum banyak yang tahu, bahwa di Kampung Panenjoan, Desa alam Mulya Kecamatan Pondok alam Kabupaten Purwakarta terdapat tempat yang Tenang dan nyaman buat ngadem pikiran.
Namanya kebun Persahabatan Jaraknya kurang lebih dari 20 KM dari pusat
kota Purwakarta
Kebun seluas kurang lebih 11 hektar itu saat ini dikelola oleh seorang
Bikkhu Bhante Yatiko. Dia sudah tiga tahun terakhir diberi tugas
merawat, menata, dan membangun tempat yang dibeli dari uang umat Buddha.Tempat ini digunakan untuk meditasi oleh umat Budha. Tapi semua orang boleh masuk untuk sekedar menikmati pemandangan dan selfi selfian.
Awalnya juga nggak sengaja menemukan tempat ini. Tadinya pingin ke panenjoan yang dibojong, ternyata nyampenya di desan panenjoan Pondok Salam he he....Mau masuk gerbangnya juga ragu karena tertutup. Dengan rasa penasaran akhirnya kami masuk juga.....dan disambut gonggongan anjing he he . Takut juga sih....
Setelah ijin sama bapak yang yang berkebun akhirnya kami berani turun dari mobil dan keliling lokasi.Taman-taman disini dihiasi dengan berbagai buah dan bunga berwarna-warni, termasuk bunga teratai dengan kuncup bunganya yang mulai mekar.
Di bagian depan terlihat pemandangan aneka tanaman yang
tersusun rapi di berbagai taman yang dihiasi berbagai macam patung.
Salah satu taman yang menarik perhatian adalah taman persahabatan yang
terdapat patung dua gajah putih dan ikon cinta di tengahnya. Sepanjang jalan menuju patung gajah dihiasi oleh berbagai bentuk guci tanah liat dan kolam kolam kecil yang ditumbuhi bunga teratai. Indah sekali buat begroun selfi.Mungkin karena tempat meditasi, jadi disini banyak gazebo gazebo....
EKSOTISME PANENJOAN DESA SINDANG PANON
Niatnya mau exsplore Purwakarta. Piknik nggak usah jauh jauh, ternyata purwakarta menyimpan eksotisme tersendiri dari alamnya.Bersama balad ulin saya menuju Bukit Panenjoan.
Panenjoan yang asal katanya dari "nenjo" yang artinya melihat terletak di kampung Cinangka Desa indang Panon Kecamatan Bojong Purwakarta. Sekitar 17 km dari kota purwakarta. Dari arah wanayasa bisa ambil arah ke kecamatan Bojong, dari sana nanti akan ada petujuk arah menuju ke tempat panenjoan. Jalanya mulus sampe pintu masuk . Mobil dan motor bisa parkir di bekas pabrik teh PT Karti Wana Raya.
Biaya masuk cuma Rp.3.000 dan Parkir mobil Rp. 5000. Murah kan.....
Setelah parkir kendaraan untuk sampe ke Panenjoah harus jalan kaki melewati kebun teh. Bau tanah dan tetumbuhan membuat kita tak terasa lelah.
Sambil jalan bunda Iis mengambil buah buahan yang tumbuh liar di antara tumbuhan teh. Buah apa namanya aku juga lupa he he...bentuknya bulat kecil, warnanya ungu. kalo dimakan lidah kita ikut ikutan berwarna ungu...
Stelah berjalan santai sekitar seperempat jam sampelah ke Panenjoan. Gustii....indahnya...
Dari sini dapat terlihat Gunung Sangga Buana dan Danau Jatiluhur. Lanskap alam yang hijau dan indah . Allohhu Akbar.....
Pihak pengelola telah menyiapkan jembatan kayu yang terbuat dari bambu, agar bisa menikmati pemandangan Purwakarta yang masih asri. Adapun tempat wisata ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Bekas peternakan kambing etawa
Kayaknya akan lebih indah kalo kesananya pas pagi atau sore hari.....bersamaan dengan terbit dan tenggelamnya matahari.
Seluas mata memandang.....Subhanalloh.
Jumat, 23 Desember 2016
RAPOT 9C SEMESTER 1 TAHUN 2016/2017
Jumat. 23 Desember 2016 laporan Hasil Belajar Siswa disekolahku dibagikan. Lega karena segala kendala yang menyangkut aplikasi rapot dapat terselesaikan. Alhamdulillah..
Biar aman segera datanya aku simpan disini, siapa tahu suatu saat dibutuhkan.
Rabu, 07 Desember 2016
APLIKASI RAPOT KURIKULUM 2013 BERDASAR PERMENDIKBUD NO 53 TH 2015
Beginilah nasib guru......selalu diombang ambingkan oleh kurikulum.Ganti mentri ganti kurikulum kayak sudah kepastian.Jaman menterinya Pak Bambang Sudibyo kurikulumnya KTSP, jaman Pak Muhamad Nuh ganti Kurikulum 13, Jaman Pak Anies Baswedan...wah ini lebih bikin mumet lagi...setengah semester mengikuti kurikulum 13 eh suruh ganti KTSP lagi. Setahun berikutnya ganti lagi dengan kurikulum 13. He he....opo gak lier guru carane kie...Mbuh ini menteri yang sekarang, dipegang bapak Muhajir Effndy mau dibawa kemana pendidikan indonesia.....
Kebetulan sekolahku adalah sekolah perintis pelaksanaan kurikulum 2013. Perkara pendekatan saintifik yang harus digunakan saya rasa tidak ada masalah dengan teman teman disekolah. Yang jadi masalah adalah banyaknya aspek penilaian. Juga keharusan melaksanakan penilaian autentik menjadi beban tersendiri. Bukan nggak setuju dengan adanya penilaian autentik.....he he, nggak mau ribet.
Dalam pelaksanaan K13 disekolah sudah 3 kali ganti rapot.....Awalnya pake Permendikbud no 14 tahun 2014. Rapot dicetak dan disediakan oleh dinas , kami para guru harus begadang bermalam malam mengerjakan rapot ini, soalnya deskripsi pencapaian nilai masing masing pelajaran harus ditulis tangan. Akhirnya pada bersumpah nggak mau jadi wali kelas.He he....Untuk mengatasi masalah itu dibuatlah aplikasi rapot....itu juga untuk harus mengalami 2 kali ganti aplikasi untuk permen no 14 th 2014. Pertama nama guru mata pelajaran tidak dicantumkan, semester berikutnya ada aturan nama guru mata pelajan harus dicantumkan dibawah mata pelajarannya. Dengan terbitnya Permendikbud no. 53 tahun 2015 aplikasi rapot harus ganti lagi. Ciihhuuyyyyyy.......
Nanya sana nanya sini, browsing sana browsing sini, Download sana sini....semuanya dipaswed.He he...nyari yang gratisan. Tadinya sudah nyerahin ke bapak kepala sekolah, jawabnya juga harus bayar. Akhirnya nekat buat sendiri....dan alhamdulillah banyak yang membantu.
ARSIP..klik disini
Kebetulan sekolahku adalah sekolah perintis pelaksanaan kurikulum 2013. Perkara pendekatan saintifik yang harus digunakan saya rasa tidak ada masalah dengan teman teman disekolah. Yang jadi masalah adalah banyaknya aspek penilaian. Juga keharusan melaksanakan penilaian autentik menjadi beban tersendiri. Bukan nggak setuju dengan adanya penilaian autentik.....he he, nggak mau ribet.
Dalam pelaksanaan K13 disekolah sudah 3 kali ganti rapot.....Awalnya pake Permendikbud no 14 tahun 2014. Rapot dicetak dan disediakan oleh dinas , kami para guru harus begadang bermalam malam mengerjakan rapot ini, soalnya deskripsi pencapaian nilai masing masing pelajaran harus ditulis tangan. Akhirnya pada bersumpah nggak mau jadi wali kelas.He he....Untuk mengatasi masalah itu dibuatlah aplikasi rapot....itu juga untuk harus mengalami 2 kali ganti aplikasi untuk permen no 14 th 2014. Pertama nama guru mata pelajaran tidak dicantumkan, semester berikutnya ada aturan nama guru mata pelajan harus dicantumkan dibawah mata pelajarannya. Dengan terbitnya Permendikbud no. 53 tahun 2015 aplikasi rapot harus ganti lagi. Ciihhuuyyyyyy.......
Nanya sana nanya sini, browsing sana browsing sini, Download sana sini....semuanya dipaswed.He he...nyari yang gratisan. Tadinya sudah nyerahin ke bapak kepala sekolah, jawabnya juga harus bayar. Akhirnya nekat buat sendiri....dan alhamdulillah banyak yang membantu.
ARSIP..klik disini
Langganan:
Postingan (Atom)








