Rabu, 01 Februari 2017

SENJA DI CANDI IJO

Sebelumnya tidak ada rencana sama sekali untuk mengunjungi Candi Ijo. Ceritanya mau ke Candi Boko, lewat pintu depan kami gak bisa masuk karena parkir penuh, akhirnya muter lewat belakang eh sebelas dua belas...dengan alasan nggak ada tempat parkir kami nggak bisa masuk. Kecewa berat.....dan rasa kecewa ini agak terobati ketika perjalanan pulang menemukan plang petunjuk arah ke Candi Ijo. Dari pada pulang dengan kamera kosong akhirnya sepakat lanjut ke Candi Ijo.

Candi Ijo terletak di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Candi ini berada lereng barat sebuah bukit yang jauh dari keramaian di kawasan barat Yogyakarta, di selatan Candi Ratu Baka. Akses menuju kesana melewati jalan desa yang hanya cukup dilewati 2 mobil. Sempit , banyak tikungan, tanjakan dan agak rusak jalannya. Mungkin banyak teman yang senasib dengan kami, nggak bisa ke Candi Boko akhinya memutuskan ke Candi Ijo, akibatnya jalan menuju candi ijo  macet..mobil lebih sering berhenti dari pada jalan. Mau balik juga tanggung....Aku sampe turun dan jalan kaki mendahului mobil....pegel didalam mobil. 
Pemandangan di luar sangat indah. Kalo balik ke belakang terlihat kota jogjakarta dan lapangan terbang  Adi Sucipto.  Sebelum Candi Ijo ada tebing Breksi....tempat penambangan batu breksi. Jalan kaki sendiri aku nyempetin mampir sambil menunggu mobil naik. Rame sekali...sayang aku nggak berani keliling tebing karena takut ditinggal mobil Hanya foto foto dari jauh.

Nyampe Candi Ijo kami harus menelan kecewa lagi, arena sampai disana Candi sudah tutup. Sudah mengeluarkan rayuan maut juga pak penjaga nggak memperbolehkan kami masuk. Padahal pengunjung masih banyak di dalam. Yaaa.....hanya moto candi dari luar pagar. Candi tutup jam 17.00 WIB. Masuknya gratis.
Sayang sekali. Padahal dari area candi kita juga bisa melihat pemandangan kota Joga dari atas. Karena Candi Ijo adalah Candi yang tempatnya tertinggi di Jogjakarta. Apes deh.....he he


















BUKIT BATU BEGO

Pulang dari Kebun buah Mangunan mampir dulu ke bukit Bego sekedar sefli. Bukit Bego berada di jalan utama menuju Mangunan Imogiri yang terletak di ujung timur Dusun Kedung Buweng, Desa Wukirsari.Bukit Bego biasa pula disebut Bukit Kedung Buweng. Nama "Bego" diambil dari alat berat yaitu bego atau beko. Sebelum menjadi tempat wisata, bukit ini hanyalah bukit bebatuan cadas.
Bukit ini telah dilengkapi dengan tempat parkir yang luas, kursi kayu, dan gazebo-gazebo yang dapat digunakan untuk istirahat. Nggak bayar kalo mau kesini, hanya bayar parkir aja.
Dari bukit ini kita bisa melihat pemandangan yang menakjubkan dengan kenampakan Gunung Merapi yang menjulang dan desa-desa disekitarnya yang terlihat tertata rapi dan hijau.Biasanya wisatawan kesini untuk memburu sun set.






 

Selasa, 31 Januari 2017

BAKPIA PATHOK

Kalo pulang dari Jogja terasa nggak lengkap kalo nggak bawa bakpia.Makanan khas Jogjkarta selain gudeg.
Tempat bakpia yang kami sambangi adalah Bakpia 25 yang pabriknya terletak di Jalan Aip II KS Tubun. . Menurutku, tekstur dari isi bakpia ini terasa pas, tidak terlalu lembek dan juga tidak terlalu kering. 

 Alhamdulillah kami diperbolehkan melihat proses pembuatan bakpia secara langsung, mulai dari proses pembuatan adonan kulit, pembuatan isian, proses pemberian isi pada kulit bakpia, proses pemanggangan, hingga proses pengemasan bakpia.

Ternyata karyawannya banyak sekali. Dari obrolan dengan pegawai roti, aku jadi tahu kalo bakpia itu sebenarnya makanan khas orang cina, Cuma  dulu isinya daging babi sekarang sudah dimodifikasi dengan berbagai macam rasa,Ada kacang hijau, kacang merah, durian,coklat dan masih banyak lagi.

 










KELUARGA SINTEN

Melengkapi jalan jalan ke Jogja, kami nyempetin mampir ke studio sinten di Jl. Diponegoro 1B Yogyakarta 55232. Lokasinya persis di sebalah barat Tugu Jogja.

Ingin mencoba tamasya mesin waktu ala studione sinten? monggo mampir ke Studione Sinten studio foto jang bernoeansa tradisionil Djogja tempo doeloe Jl. Diponegoro 1B Yogyakarta 55232 Info: Tel 0274 54 4567 - SMS | WA 08999 250 430 - pin BB 2977 406A galeri foto ada di facebook: studionesinten Buka setiap hari mulai jam 11.00 - 22.00 Salam jadul... ^_^

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/tonihandoko/studione-sinten-sebuah-wisata-mesin-waktu-romantisme-jogja-tempo-dulu_552e61ab6ea834e6598b4569
Studione Sinten merupakan studio foto dengan konsep Jogja Tempo Doeloe. Keren habis deh.. Untuk menghadirkan suasana Jogja tempo dulu, Studione Sinten mengisi setiap dinding studionya dengan barang-barang kuno alias jadoel, macam gebyok, meja-kursi lawasan, sepeda onthel, mesin ketik tua, lampu kerek, kuda lumping, radio tua, dan banyak lagi.. Jadi, biarpun foto di studio namun backgroundnya beneran asli, bukan sekedar kain dengan gambar suasana tempo doeloe. Tidak hanya studionya, Studione Sinten juga menyediakan berbagai kostum jadoel dengan berbagai tema. Misalnya tema petani, tema juragan tebu, bakul jamu,....banyak deh. 
Waktu itu kami ambil paket 5 orang dengan 5 pose bareng dan sekali poto sendiri bayar Rp. 700 rb. Mahal ya....he he tapi akan jadi poto terunik sepanjang perjalanan ke jJogja.
 









 
 Keren kan ?
 
Ingin mencoba tamasya mesin waktu ala studione sinten? monggo mampir ke Studione Sinten studio foto jang bernoeansa tradisionil Djogja tempo doeloe Jl. Diponegoro 1B Yogyakarta 55232 Info: Tel 0274 54 4567 - SMS | WA 08999 250 430 - pin BB 2977 406A galeri foto ada di facebook: studionesinten Buka setiap hari mulai jam 11.00 - 22.00 Salam jadul... ^_^

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/tonihandoko/studione-sinten-sebuah-wisata-mesin-waktu-romantisme-jogja-tempo-dulu_552e61ab6ea834e6598b4569
Ingin mencoba tamasya mesin waktu ala studione sinten? monggo mampir ke Studione Sinten studio foto jang bernoeansa tradisionil Djogja tempo doeloe Jl. Diponegoro 1B Yogyakarta 55232 Info: Tel 0274 54 4567 - SMS | WA 08999 250 430 - pin BB 2977 406A galeri foto ada di facebook: studionesinten Buka setiap hari mulai jam 11.00 - 22.00 Salam jadul... ^_^

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/tonihandoko/studione-sinten-sebuah-wisata-mesin-waktu-romantisme-jogja-tempo-dulu_552e61ab6ea834e6598b4569

KALIURANG JOGJAKARTA

Mau ke Merapi tapi mampir dulu selfi selfi dan sarapan di kaliurang... 
Begitu turun dari dari mobil langsung kerasa hawa sejuk menembus kulit...segar. Wajar kalo daerah sini dingin karena berada diatas 900 Mdpl. . Banyak tempat indah yang bisa dikunjungi di kaliurang sini, Ada musium vulkanik merapi, ada gardu pandang, telaga putri, goa jepang, plawangan turgo dan juga taman taman yang indah di area kaliurang. Karena waktunya yang sempit saya dan balad melihat lihat aja dari kereta wisata.




KEBUN BUAH MANGUNAN IMOGIRI

Long week end acaranya jalan jalan ke jogja bersama balad ulin. Sebenarnya sudah lama ngrencanain ke jogja, tapi ya gitulah....sebatas wacana he he. Karena Bu Jiah ngomong aja pingin didolani rumahnya ya akhirnya nekat kesana.....nekat karena sebenarnya banyak kerjaan ngantri. Harus ngoreksi ujian dan ngisi rapot. Tapi gak apalah, refresing dulu sebelum dipusingkan dengan aplikasi rapot kurikulum 13. 
Tanggal 10 Desember 2016 jam 6 pagi kami sudah siap dengan tas masing masing. Harusnya jam 7 pagi berangkat.....kenyataannya moloooooorrrrrr. ..jam 2 siang baru berangkat.Demi jogja semua balad rela dan sabar menunggu sopir. 
Destinasi pertama adalah kebun buah Mangunan di Imogiri




 

Selasa, 24 Januari 2017

MATA AIR CIJANUN

Ceritanya ngrayain temen yang ulang tahun. Biasalah acaranya makan makan.......tapi makan yang plus plus.Maksudnya makannya yang agak jauh dikit dari kota he he..... Setelah mbulet sana sini akhirnya diputuskan nglanjutin program exsplore Purwakarta jadi mampir dulu ke Sumber mata air Cijanun atau yang sekarang terkenal dengan nama Stone Garden trus pulangnya makan.....

Stone Garden, adalah sebuah kolam berukuran kurang lebih 20 x 10 meter dengan sumber air berasal dari mata air cijanun. Dinamai mata air cijanun karena mata air ini memang terletak di kampung Cijanun. Dulunya, Kolam tiga tingkat ini awalnya merupakan salah satu kolam penampungan PDAM Purwakarta, sebagai salah satu fasilitas pengairan baik untuk warga sekitar, maupun untuk dialirkan ke daerah kota. Mungkin karena sudah tidak berfungsi lagi maka sama masyarakat sekitar akhirnya dibuat kolam renang. Apalagi konon sumber mata air ini tidak pernah surut.

Dari mulut ke mulut dan dari media sosial akhirnya tempat ini mulai ramai dikunjungi orang. Pemandangannya yang indah dan udaranya yang bersih diburu para alay yang pingin eksis dan narsis. Rupanya warga setempat mulai tanggap  terhadap datangnya para wisatawan , akhirnya  mereka mengembangkan kolam tampung itu supaya lebih menarik sehingga mengundang warga untuk datang kesana. Ketika saya kesana air sengaja di bendung karena dalam proses pembangunan. Sehingga batu besar besar di sekitar sumber air bisa terlihat utuh tanpa ketutup air. Ini menambah eksotisme . Dari ngobrol sana sini katanya kolam ini akan dibuat bersusun. Dan disediakan tempat parkir khusus kendaraan roda 2 atau roda 4. Bahkan nantinya akses jalan akan diperlebar sehingga bisa dilalui  2 kendaraan besar.

Nggak begitu sulit bila mau kesini .Akses jalan dari pertigaan Wanayasa ambil arah ke kanan arah ke sawit (Bojong). Arah ke kiri adalah arah menuju ke Jalan Cagak Subang, atau Bandung. Dari sini terus lurus hingga  SMP Negeri 1 Bojong lalu ambil arah kekanan. Dari sini lurus aja ......nanya aja deh biar nggak tersesat. Soalnya minim petunjuk arah.













 Indah kan....ayo #exsplorepurwakarta dan #jelajahpurwakarta. Sebagai #urangpurwakarta harus paham daerah. Purwakarta itu indah lho......